Tak tahu menahu tentang masa depan, selalu membuatku tergugu
Merasa lemah dan tak berdaya menimbulkan riak riak bernama ragu
Rasa haru mengalir seperti banyu dari hulu
Tanpa kusadar kugantungkan sejumput asa
Terbalut dalam segenggam doa pada yg Maha Kuasa
Walaupun terkesan pasrah, namun hati ini tak pernah berhenti berharap
Pada pelangi setelah badai menggegap
Perhentian siang hari
07.21.2014
No comments:
Post a Comment