Monday, January 12, 2015
#365grateful project - before day 13th
Feel really grateful that I can enter this year with my loved ones. And JUst got back from my vacation now I feel compelled to start the #365grateful project (please check www.365grateful.com). But, unlike everyone, I will start the project on day 13th. Yes, I know I am late, but it is better than never, right? And yes, I know I am making excuse :). However, back to the business, I will try to be consistent (crossed my finger already). Why day the 13th? Because tomorrow is my first day of work, and 13 is not a magic number or badluck number. As I learnt early this month, any numbers would not define or decide your destiny.
And do not worry, I will write the project all in English ( at least I will try to), just to make everyone understand and hopefully they will get inspired by this project. Like I begin this project because of the inspiration from others.
So, what am I waiting for?
Let's the tik and tok begin..
Monday, July 21, 2014
Ragu berpaut Asa
Tak tahu menahu tentang masa depan, selalu membuatku tergugu
Merasa lemah dan tak berdaya menimbulkan riak riak bernama ragu
Rasa haru mengalir seperti banyu dari hulu
Tanpa kusadar kugantungkan sejumput asa
Terbalut dalam segenggam doa pada yg Maha Kuasa
Walaupun terkesan pasrah, namun hati ini tak pernah berhenti berharap
Pada pelangi setelah badai menggegap
Perhentian siang hari
07.21.2014
Monday, October 1, 2012
Menantikan perubahan
Naiknya harga tiket KRL sebesar 33% (mengutip dari perhitungan teman saya) tampaknya tidak mengubah apapun, setidaknya pada kereta depok- jatinegara pkl 7.10 pagi . Dilihat dari observasi saya selama 2 hari ini, kereta masih tetap penuh, ac masih sepoi-sepoi, pemeriksaan karcis masih longgar.Mungkin penilaian ini masih terlalu dini. Namun mari kita pantau di minggu-minggu berikut. Apakah datang angin perubahan?
Tuesday, July 5, 2011
ter-ins-pi-ra-si
Tak terasa waktu pun bergulir..
tanpa guratan tinta setitik..
Siang itu..aku pun membuka jurnalnya..
membaca..kalimat-kalimat yang dituliskan penuh dengan energi..
teringat..kalau itu aku pun memiliki energi yang sama..
Sejak itu..diri ini pun berjanji..untuk terus berinvestasi pada sejumput ide.. dan mengetikkannya kalimat demi kalimat..
doaku 'gar janji ini..dapat terlaksana tanpa cela..
Friday, September 17, 2010
Cinta yang Kalah
Saat hati tak lagi peka
Saat waktu bergulir sangat lama
Saat rasa menjadi hambar
Saat cinta terasa tawar
Tak mengerti apa yang menajdi sebab
Tak mengerti awal dari akibat
Tak mengerti apa yang menjadi alasan
Tak mengerti apa yang menajdi karena
Apakah pintu hati t'lah menutup
Apakah relung menjadi dangkal
Apakah jalbu menjadi koyak
apakah sukma tak lagi merasa
Saat esok hari menjemput
Saat fajar datang berkunjung
Saat matahari muncul di ufuk timur
Akankah mnecinta menjadi hal yang lebih mudah
Tuesday, September 14, 2010
bergerak atau mati
tancaaaappp....gas terussss....melesat....terbakar...
60 km / jam
masih tersenyum...walaupun terengah-engah... berusaha meyakinkan diri..ayo maju...
50 km / jam
mulai melambat... tapi masih bisa terkejar...mulai banyak yang menyusul....cemas...gerakan yang tidak perlu dilakukan...malah makin melambatkan langkah
40 km / jam
kehabisan energi....jenuh... ingin melambat..ingin merebahkan kepala,,,
20 km / jam
sangat lambat..berpikir untuk berhenti...apakah waktunya beristirahat...
satu sisi yang lain pun menolak...tidak!! bukan ini saatnya! belum waktunya!
40 km / jam
berusaha menambah kecepatan..terseok-seok..yao pasti bisa....
41, 41, 43, 44, 45 km / jam
sedikit sekali progressnya...ayo tambah lagi....
50 km / jam
stabil....mulai mendapatkan suntikan energi....ingin mennambah kecepatan..tapi tunggu dulu!!..pikir masak-masak sebelum ikut melarut, meluruh, dan terhilang...pertimbangkan masak-masak...
51 km / jam
masih santai....sambil berpikir...berusaha mendapatkan suntikan dari sana sini...
52 km / jam
memutuskan...mari tingkatkan kecepatan..
60 km / jam
sudah mulai stabil..kecepatan prima...akankah...??
Tuesday, July 20, 2010
Kangen
Suaramu yang menenangkan gemuruh di dadaku
Tatapanmu yang meneduhkan kalbuku
Sentuhanmu yang melembutkan hatiku
Pelukanmu yang menghangatkan duniaku
Merindu akan suaramu
Merindu akan tatapanmu
Merindu akan sentuhanmu
Merindu akan pelukanmu
Merindumu